Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Rabu, 14 Desember 2011

"Kesalahan-kesalahan Wawancara"


Ada berbagai penyebab kesalahan atau perangkap dalam proses wawancara. Kegagalan untuk mengatasi penyebab-penyebab kesalahan wawancara akan menurunkan efektivitas wawancara.
http://welyta.files.wordpress.com/2010/04/interview2.jpg
Berbagai bentuk kesalahan wawancara secara terinci dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Halo Effect
Kesalahan ini terjadi bila pewawancara menggunakan informasi terbatas tentang pelamar untuk berprasangka dalam evaluasi terhadap karakteristik-karakteristik lain pelamar. Contoh, seorang pelamar yang mempunyai senyuman menarik (apalagi kalau cantik atau ganteng) dan simpatik diperlakukan sebagai calon unggul sebelum wawancara dimulai.

2. Leading Questions
Kesalahan ini akibat pewawancara mengirimkan “telegram” jawaban yang diinginkan dengan cara memberi arah pertanyaan-pertanyaan wawancara.
Contoh, “apakah saudara setuju bahwa laba adalah penting?”; “apakah saudara akan menyenangi pekerjaan ini?”.

3. Personal Biases
Kesalahan ini merupakan hasil prasangka pribadi pewawancara terhadap kelompok-kelompok tertentu. Contoh, “saya lebih menyukai personalia penjualan yang berbadan tinggi”; “ada pekerjaan yang hanya pantas untuk pria dan ada pekerjaan yang hanya pantas untuk wanita”.

4. Dominasi Pewawancara
Kesalahan ini akibat pewawancara menggunakan waktu wawancara untuk “membual” kepada pelamar, menyombongkan keberhasilan, atau melakukan percakapan sosial.

Contoh, penggunaan waktu wawancara untuk menceritakan rencana-rencana perusahaan, penggunaan waktu wawancara untuk memberitahukan bagaimana pentingnya pekerjaan pewawancara.

Sumber: NN

Selasa, 13 Desember 2011

"Agar Kura-Kura Rajin Bertelur"

http://www.satwaunik.com/
Ingin kura-kura Anda rajin bertelur? Ikuti cara yang dilakukan oleh Wahyu Widodo, Jawa Barat. Ia kerap memberi kura-kuranya tauge minimal seminggu sekali sebagai selingan makanan pokok kakngkung dan bayam. Tauge banyak mengandung tokoferol (vitamin E) yang bisa meningkatkan kesuburan. Alhasil, kura-kura Wahyu mampu bertelur setahun 3-5 kali.

Sumber: Majalah Trubus no 426, edisi Mei 2005

Sabtu, 26 November 2011

"UPS DELIVERS THE GOODS"

http://info-karir.com/wp-content/uploads/2011/02/ups.jpeg

n      Jordan colletta bergabung dengan ups tahun 1975 à baru saja lulus dan nikah à tidak memahami bagaimana membangun karier, yang diinginkan hanya rasa aman

n      Riwayat pekerjaan : clerk àvice president

n      Yang dilakukan oleh ups : (1) clear mission, (2) identifikasi kekuatan dan menetapkan kebutuhan ketrampilan yang harus dimiliki untuk suatu jabatan baru, (3) future development and map out immediate, midterm and future goals, (4) mengintegrasikannya dengan program pelatihan dan internet career centers , (5) mentoring program à membantu mengidentifikasi kesempatan yang ada, (6) monitoring secara rutin, (7) open door policy, (10) highlight successes

n      Career development  à meliputi career management dan career planning.

n      Career management  à proses memilih, menilai, menugaskan dan mengembangkan karyawan sehingga tersedia karyawan-karyawan yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan di masa depan

KEBUTUHAN KARYAWAN 

n      Keadilan karier à keadilan dalam sistem promosi, sehingga terdapat peluang yang sama untuk meningkatkan karier

n      Perhatian pimpinan à berharap pimpinan memainkan peran yang aktif dalam pengembangan karier dan memberikan umpan balik bagi kinerja karyawan secara periodik.

n      Kesadaran terhadap peluang à karyawan mengetahui adanya peluang untuk meningkatkan karier.

n      Kepentingan karyawan à karyawan memiliki tingkat kepentingan dan jumlah informasi yang berbeda terhadap pengembangan karier.

n      Kepuasan terhadap karier à karyawan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda tergantung usia dan kemampuan.

PROGRAM KARIER YANG EFEKTIF :
n      Memperhatikan adanya perbedaan persepsi & kebutuhan karyawan.
n      Pengembangan karier yang fleksibel

MANFAAT ADANYA PERENC. KARIER :
n      Menyelaraskan antara keb. Strategi dengan kebutuhan susunan kepegawaian secara internal.
n      Mengembangkan para karyawan yang dapat dipromosikan.
n      Memudahkan penempatan karyawan yang dapat dipromosikan.
n      Membantu menghilangkan kesenjangan pada karyawan.
n      Menurunkan job burnout & perputaran karyawan.
n      Menggali potensi karyawan.
n      Mendorong pertumbuhan karyawan.
n      Mengurangi penimbunan & keusangan karyawan.
n      Memuaskan kebutuhan karyawan & meningkatkan quality of work life.
n      Membantu pelaksanaan rencana yang telah disetujui.

DEPT. SDM MENDORONG KARYAWAN UNTUK MERENCANAKAN KARIER MELALUI :
n      Pendidikan karier à melalui pidato pengarahan, edaran, dsb.
n      Informasi berkaitan dengan perenc. Karier à (1) deskripsi & spesifikasi pekerjaan, (2) job families : pekerjaan-pekerjaan yang berbeda tetapi memerlukan ketrampilan yang sama
n      Bimbingan karier à ada pembimbing à rencana karier hendaknya menjadi bagian integral dari rencana hidup seseorang à karyawan menilai diri mereka sendiri dan lingkungan.

PENGEMBANGAN KARIER INDIVIDUAL
DIMULAI DARI DIRI SENDIRI, DENGAN BEBERAPA KEGIATAN YANG DAPAT MENDUKUNG ANTARA LAIN :
n      Prestasi kerja
n      Exposure
n      Net-working
n      Permintaan berhenti (resignation)
n      Mentors & sponsors
n      Kesetiaan organasiasional
n      Key subordinates
n      Kesempatan untuk tumbuh
n      Pengalaman internasional

PERAN DEPT. SDM DALAM PENGEMB. KARIER :
v     Dukungan manajemen
v     umpan balik : (1) untuk menjamin para karyawan yang tidak dipromosikan bahwa mereka masih bernilai dan akan dipertimbangkan untuk promosi selanjutnya bila mereka “qualified”, (2) untuk menjelaskan mengapa mereka tidak terpilih, (3)  untuk menunjukkan kegiatan pengembangan yang harus diambil
v     Kelompok-kelompok kerja yang kohesif.

Sumber: Handout SDM Suhartini

Rabu, 16 November 2011

"Setek Euphorbia Tetap Lurus"

http://1.bp.blogspot.com/
Cobalah tanam setek euphorbia satu per satu dalam pot. Bayangkan betapa luas tempat yang diperlukan oleh pembibit. Ukay Saputra punya kiat menghemat tempat. Belasan setek ditanam bersama-sama dalam 1 pot. Akibatnya, sebagian setek tumbuh bengkok. Agar lurus tancapkan belasan sumpit di antara setek. Setelah daun tanaman tumbuh bagus, sumpit dicabut dan bibit diangkat untuk dipindahkan ke pot individu.

Sumber: Majalah Trubus 424, Maret 2005